Postingan

Naik Turun Tangga dan Positifnya

Gambar
Apakah tempat anda melakukan aktivitas adalah sebuah gedung tinggi tanpa eskalator yang mengharuskan anda naik turun tangga? Pasti yang ada dalam benak anda adalah seperangkat keluhan dan merasa capek untuk melakukan aktivitas tersebut setiap harinya? Tapi, tahukah anda beberapa manfaat dari aktivitas tersebut? Berikut diantaranya adalah : 1.       Meratakan permukaan perut yang terlihat menumpuk Memiliki perut yang rata adalah idaman semua orang, serta bisa meningkatkan kepercayaan diri. Para ahli mengungkapkan latihan total tubuh menantang seperti naik turun tangga yang dikombinasikan dengan diet sehat dan gaya hidup tepat bisa membantu mendapatkan ukuran pinggang yang diinginkan. Sebuah penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan orang dewasa setidaknya melakukan 150 menit aktivitas intensitas sedang atau 75 menit aktivitas kardiovaskular kuat setiap minggunya. Sedangkan dalam melakukan aktivitas naik turun tangga mula...

Indahnya Kembang Api dan Kimianya

Gambar
Kembang api selalu mampu menciptakan warna tampak yang memberi kesan indah. Warna tersebut tentu saja dihasilkan dari berbagai komposisi kimia yang terkandung dalam kembang api yaitu berupa atom (yang bersenyawa) seperti stronsium, kalsium, lithium, barium dan lain sebagainya. 1.         Stronsium Stronsium berasal ari kata Strontian, yang merupakan sebuah kota di Skotlandia.Terdapat 0,03% keberadaannya dalam kerak bumi yaitu pada mineral selestit (SrSO 4 ) dan strontantit. Pada suhu ruang stronsium mempunyai wujud padat dan berwarna kuning metalik. Struktur kristal dari Stronsium sama seperti teman segolongannya Ca yaitu memiliki struktur kubus pusat muka (fcc) dan faktor kerapatan per unit sel 0,74. Senyawa stronsium memiliki suatu sifat karakteristik yakni sukar larut dalam air atau memiliki nilai kelarutan yang kecil. Cara untuk mengekstraksi stronsium dilakukan melalui metode elektrolisis, yang sumber utamanya adalah selestit (SrSO 4 ). S...

Ikatan, Bentuk dan Gaya antarmolekul

Gambar
Ikatan Kovalen: Teori Ikatan Valensi dan Teori Hibridisasi Penggunaan elektron secara bersama digambarkan oleh Walter Heitler dan Fritz London (1927) sebagai interaksi orbital-orbital atomiknya, berupa tumpang tindih orbital. Hal ini kemudian menjadi dasar dari teori kimia yang disebeut Teori Ikatan Valensi. Namun, teori ini memiliki kelemahan yakni tidak dapat menjelaskan pembentukan ikatan kovalen pada sebagian molekul, termasuk molekul kecil yang melibatkan atom seperti B, Be, dan C. Untuk mengatasi kelemahan ini, Linus Pauling mengemukakan Teori Hibridisasi yang berbunyi: Orbital-Orbital atomik dari suatu atom dengan perbedaan tingkat energi yang kecil, dapat bercampur membentuk orbital-orbital baru yang disebut orbital atomik hibrid. 1.      Teori ikatan Valensi : tumpang tindih orbital Ikatan kovalen digambarkan sebagai tumpang tindih orbital-orbital atomiknya. Elektron yang terlibat dalam ikatan ini hanya elektron valensi. Pada ikatan kovalen ...